Java merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi objek. Tidak seperti pendahulunya, C++, java sepenuhnya menerapkan konsep Object Oriented Progamming (OOP) dalam setiap program aplikasinya. OOP itu sendiri hanyalah merupakan sebuah konsep yang akan membawa pembaca ke sebuah paradigma baru dalam membuat program. Metode Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming) menawarkan suatu teknik dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Berbagai program aplikasi berbasis windows dibangun menggunakan metode pemrograman ini. Konsep dalam OOP berbeda dengan metode pemrograman tradisional seperti metode pemrogramman prosedural. Terdapat beberapa aspek yang harus diketahui sehubungan dengan metode OOP. Meski demikian, metode OOP bukannya tanpa masalah; persoalan besar yang dihadapi dalam metode ini adalah sulitnya memahami konsep object beserta aspek-aspek terkait, misalnya class, inheritance dan lain-lain. Masalah lainnya adalah besarnya sumberdaya komputer yang diperlukan, misalkan kita memerlukan memori lebih banyak dibandingkan dengan jika kita membuat program dengan menggunakan metode tradisional. Dua buah objek yang identik akan memerlukan dua area memori berbeda walaupun dari sisi data dan proses keduanya memiliki jumlah dan jenis yang sama. Hal ini disebabkan karena data dan proses kedua objek tersebut dipisahkan oleh komputer.

0 komentar:
Post a Comment