Tabel memiliki beberapa komponen utama yaitu baris (row) dan kolom (column), dimana jumlah dan nama kolom harus didefinisikan terlabih dahulu di awal. Sedangkan baris merupakan sebuah variabel yang dapat dihapus dan diisi kapanpun, sehingga jumlahnya selalu berubah sesuai dengan jumlah data didalamnya. Setiap kolom dalam tabel mempunyai
tipe data, tipe data digunakan untuk membatasi jenis data yang bisa dimasukkan, sehingga akan mempermudah dalam menggunakannya dan melakukan pengelolaan selanjutnya. Sangat disarankan pada saat akan membuat tabel, sebaiknya membuat sebuah aturan khusus dalam penentuan tabel-tabel yang akan dibuat dan memberikan nama kolom maupun tipe datanya.
• Tabel harus memiliki primary key, artinya dalam pembuatan tael haruslah terdapat sekelompok kolom (field) yang menyebabkan setiap baris (record) dalam tabel tersebut tidak sama dan juga digunakan untuk mempercepat dala pencarian.
• Deklarasi primary key tidak boleh kosong (null), jadi kita harus mendeklarasikan sebagai not null. Namun secara default postgreSQL menganggapnya sebagai nullable (boleh kosong), jika waktu pengisian tidak menyebutkan null atau not null.
Dalam pembuatan tabel sebaiknya direncanakan field dan tipe datanya untuk meminimalisir kesalahan saat tabel telah berisi data. Namun meskipun begitu bukan berarti tabel tidak bisa diubah dan dihapus. postgreSQL telah menyediakn utilitas untuk memanipulasi dan perlu diingat hal ini bukan manipulasi data melainkan manipulasi struktur tabelnya.
2. HASIL PERCOBAAN
Dari hasil praktikum diketahui bahwa ada banyak cara dalam memanipuasi database dan tabel-tabel yang ada dalam databse tersebut. Misalkan :
A. Membuat tabel
Untuk membuat tabel kita harus terkoneksi terlebih dahulu dengan database yang telah kita buat jika pada postgreSQL dengan cara \c nama_database (enter) namun jika dengan MySQL cukup klik pada database kita.
PostgreSQL
Jika kita sudah terkoneksi maka akan muncul you are now connected to database nama_database as user postgres.
MySQL
Gambar diatas adalah bukti bahwa kita sudah terkoneksi database pada MySQL.
Lalu jika kita sudah terkoneksi dengan database yang kita siapkan untuk menampung tabel langkah selanjutnya adalah membuat tabel pada database.
PostgreSQL
Pada postgreSQL query yang kita gunakan untuk membuat tabel adalah create table nama_tabel (namakolom tipedata keterangan); dan apabila berhasil maka akan muncul tulisan create table, seperti pada gambar dibawah ini :
MySQL
Query yang digunakan pada MySQL tidaklah berbeda jauh dengan query yang digunakan pada postgreSQL. Namun jika pada postgreSQL tipe integer ditulis apa adanya berbeda pada MySQL ditulis dengan int saja.
Apabila berhasil maka akan muncul seperti dibawah ini :
B. Memanipulasi tabel
Memanipulasi tabel adalah kegiatan atau suatu aktifitas yang digunakan atau bertujuan untuk memanipulasi, merubah, memanajemen tabel agar sesuai dengan yang kita inginkan atau yang diperlukan. Ada banyak query untuk memanipulasi tabel, antara lain :
Pada PostgreSQL
Struktur query untuk menghapus kolom
alter table namatabel drop column “namakolom”; apabila berhasi akan muncul alter table.
Struktur query untuk menambah kolom
Alter table namatabel add column “namakolom” tipedata;
Struktur query untk mengubah nama tabel
Alter table namatabelasal rename to namatabelbaru;
Struktur query untuk mengubah nama kolom
alter table namatable rename column “namakolom asal” to namakolombaru;
Struktur query untuk mengubah type dari kolom tertentu
alter table namatable alter column namakolom type namatypepengganti;
Struktur query untuk menambahkan primary key
alter table namatabel add primary key (namakolom);
MySQL
Struktur query untuk mengahpus kolom
Alter table namatabel drop column namakolom;
Struktur query untuk menambah kolom
Alter table namatabel add column namakolom tipe keterangan;
Struktur query untuk mengubah nama tabel
Alter table namatabel rename to namatabelbaru;
Struktur query untuk mengubah nama kolom
Alter table namatabel change kolomlama kolombaru tipe keterangan;
Struktur query untuk menambahkan primary key
Alter table namatabel add primary key (namakolom);
C. Menghapus tabel
Untuk menghapus tabel pada postgreSQL maupun MySQL query yang digunakan sama yakni drop table namatabel;
postgreSQL
tanda apabila berhasil maka akan muncul drop table.
MySQL
Jika pada MySQL apabila kita ingin menghapus tabel, setelah kita masukan query nya dan menekan Go maka akan tampil kotak pembritahuan seprti dibawah ini :
Dan jika kita pilih OK maka tabel terhapus
D. Temporary tabel
Temporary adalah tabel yang bersifat sementara artinya hanya aktif ketika kita log in database saja apabila kita log out dari database maka secara otomatis tabel akan terhapus. Query yang digunakan untuk membuat tabel temporary adalah create temporary table namatabel (namakolom tipedata keterangan);
postgreSQL
MySQL
E. Grant dan revoke atau hak akses
Grant dan revoke merupakan fitur yang digunakan untuk memberi hak akses baik penuh ataupun tidak maupun hak cabut akses penuh maupun tidak. Jika kita ingin memberi hak akses kepada user kita dapat menggunakan GRANT dan jika kita ingin mencabut hak akses pada user maka kita bisa menggunakan REVOKE. Struktur querynya ialah :
Struktur query grant untuk semua hak akses
grant all on table namatabel to namauser;
Struktur query grant untuk memberi salah satu hak akses
grant delete on tabel namatabel to namauser;
Struktur query revoke untuk semua hak akses
revoke all on table namatabel from namauser;
struktur query revoke untuk menghapus salah satu hak akses
revoke update on tabel namatabel from namauser;
Pada MySQL query yang digunakan sedikit berbeda dari postgreSQL. Untuk mengkoneksikan dengan user kita menggunakan struktur yang berbeda.
Struktur query grant untuk semua hak akses
grant all privileges on * to 'namauser'@'localhost' ;
Struktur query revoke untuk semua hak akses
revoke all on *.* from namauser@localhost;
3. PERBANDINGAN
Dari beberapa query yang kita gunakan dalam bab pembahasan kali ini kebanyakan dari mereka (postgreSQL maupun MySQL) memiliki struktur query yang hampir sama bahkan sama. Misalkan pada query membuat tabel jika dalam tabel tersebut memuat tipe integer maka pada postgreSQL (create table mahasiswa13650067 (Id_idn integer not null.....dsb)); namun jika pada MySQL (create table mahasiswa13650067 (id_idn int not null.........dsb)); nah sari situ kita tahu sedikit perbedaan dari keduanya. Kemudian query revoke dan grant pada MySQL berbeda dengan query pada postgreSQL apabila pada MySQL revoke dan grent grant all privileges on * to 'namauser'@'localhost' ; revoke all on *.* from namauser@localhost; hal ini berbeda dengan revok dan grent pada postgreSQL yang telah saya tulis diatas.
Dari hasil praktikum yang ditulis oleh praktikan yaitu saya sendiri dapat ditarik kesimpulan bahwa kebanyakan dari query yang digunakan pada management tabel baik postgreSQL maupun MySQL strukturnya sama namun perlu diperhatikan bahwa ada sedikit perbedaan diantara keduanya. Seperti struktur query REVOKE dan GRANT pada postgreSQL dan MySQL, Penulisan tipe data INTEGER pada pembuatan tabel melalui postgreSQL dan MySQL.
5. DAFTAR PUSTAKA
Modul Praktikum DBD II.pdf
http://www.duniailkom.com/cara-membuat-hak-akses-privileges-user-mysql-grant/
http://aqmalmaulana.blogspot.com/2013/02/manipulasi-data-pada-database-mysql.html#axzz3EnuNHSeR
























SOCIALIZE IT →