AS
Label biasanya digunakan sebagai nama lain dari sebuah kolom yang dipilih, selain itu kita juga dapat mengontrol teks sebuah atribut yang digunakan untuk memanggil suatu kolom dengan menggunakan AS. AS biasa digunakan untuk menampilkan label kolom dengan nama lain sehingga yang akan muncul dalam hasil query bukan nama asli kolom, tetapi nama yang mungkin lebih sesuai dan mudah dimengerti. AS digunakan setelah nama kolom yang akan diganti yang kemudian diikuti dengan nama penggantinya.
AND DAN OR
AND digunakan untuk menampilkan data dengan dua atau kondisi yang harus dipenuhi, apabila salah satu tidak terpenuhi maka pencarian tidak akan ada hasilnya. Contohnya adalah apabila akan mencari data yang nama depan ‘rofiq’ dan pekerjaanya ‘programmer’. Kedua kondisi tersebut harus dipenuhi, sehingga apabila dalam tabel terdapat nama rofiq tetapi pekerjaanya konsultan, maka hasil pencarian akan kosong. Sedangkan OR digunakan untuk menampilkan data dengan dua atau lebih kondisi, tetapi pencarian akan ada hasilnya meskipun salah satu kondisi saja yang terpenuhi. Contohnya adalah apabila akan mencari data yang nama depan ‘rofiq’ atau orang lain dengan pekerjaan ‘programmer’. Kedua kondisi tersebut harus dipenuhi minimal salah satu, sehingga apabila dalam tabel terdapat tidak nama rofiq tetapi terdapat pekerjaan konsultan, maka hasil pencarian tetap diperoleh.
Between digunakan untuk menentukan lebar nilai yang akan di seleksi, penentuan lebar ini dilakukan dengan menentukan nilai terendah dan nilai tertinggi.
IN DAN NOT IN
Operator IN berguna melakukan pencocokan dengan salah satu yang ada pada suatu daftar nilai.
LIKE digunakan untuk melakukan seleksi atau pemilihan tetapi tidak seperti halnya sama dengan (=) yang hanya akan menampilkan data yang benar-benar sesuai (match) dengan parameternya, LIKE akan menampilkan data yang mengandung string parameter yang dimasukan, meskipun hanya satu karakter saja yang sama.
DISTINCT
DISTINCT
Label biasanya digunakan sebagai nama lain dari sebuah kolom yang dipilih, selain itu kita juga dapat mengontrol teks sebuah atribut yang digunakan untuk memanggil suatu kolom dengan menggunakan AS. AS biasa digunakan untuk menampilkan label kolom dengan nama lain sehingga yang akan muncul dalam hasil query bukan nama asli kolom, tetapi nama yang mungkin lebih sesuai dan mudah dimengerti. AS digunakan setelah nama kolom yang akan diganti yang kemudian diikuti dengan nama penggantinya.
LIMIT DAN OFFSET
LIMIT dan OFFSET digunakan untuk membatasi jumlah output dari query berdasarkan jumlah row bukan karena kondisi seperti WHERE. Bisa dikatakan LIMIT adalah untuk menentukan jumlah baris yang akan ditampilkan yang dihitung dari baris pertama, sedangkan OFFSET digunakan untuk menghilangkan row sesuai dengan jumlah yang diberikan pada OFFSET.
UNION, EXCEPT DAN INTERSECT
Hasil dari dua buah query dapat dikombinasikan dengan menggunakan UNION, EXCEPT atau INTERSECT. UNION digunakan untuk menggabungkan hasil dua buah query menjadi satu kolom. Untuk dapat melihat atau menampilkan semua duplikat yang ada pada tabel-tabel maka gunakan perintah UNION ALL. EXCEPT digunakan untuk menampilkan hanya query pertama saja, sedangkan hasil query kedua tidak akan ditampilkan. INTERSECT , perintah ini hanya akan menampilkan seluruh isi dari data yang memiliki kesaman diantara hasil kedua query tersebut.
HASIL PRAKTIKUM ATAU COBA-COBA
4. Tampilkan mahasiswa dengan nomor 2,3,5 menggunakan operator IN.

5. Tampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai awalan huruf “a”.

6. Tampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai akhiran “a” dan huruf
ke-3 dari nama tersebut terdapat huruf “n”.

7. Tampilkan nomor fakultas di tabel mahasiswa dengan nomor harus tidak ada yang
sama dari baris pertama sampai akhir.

8. Tampilkan data mahasiswa 3 baris saja.

9. Tampilkan data mahasiswa dengan ciri-ciri memiliki nama awalan a kemudian kata
selanjutnya boleh r atau boleh t atau boleh d. misalkan yang memenuhi kriteria ciri
tersebut seperti adi, atik, arif, adam dll.

10. Mmbuat 2 tabel baru, organ dalam dan organ luar, kemudian menampilkan data dari kedua tabel tersebut menggunakan UNION, EXCEPT dan
INTERSECT.

UNION

INTERSECT

EXCEPT

contoh query :
SELECT namaKolom FROM namaTabel REGEXP “[kriterianya]“;
Lalu operasi tabel sebagai himpunan yaitu UNION, EXCEPT dan INTERSECT. Berdasarkan pada teori yang telah dijabarkan sebelumnya (di sesi pertama), dijelaskan bahwa tidak semua DBMS bisa menggunakan operator tabel sebagai himpunan tersebut. Dan setelah dilakukan percobaan pada MySQL, ternyata pada DBMS MySQL ini hanya bisa digunakan operator UNION. Dan sebagai ganti dari operator EXCEPT dan INTERSECT adalah dengan menggunakan operator IN (untuk operator INTERSECT) dan NOT IN (untuk operator EXCEPT / MINUS). Akan tetapi, disini juga ada syaratnya. Jika di PostgreSQL kita bisa menggunakan operator UNION, EXCEPT dan INTERSECT secara langsung pada tabel yang memiliki 2 fields dan dapat dieksekusi tanpa ada eror, maka berbeda dengan MySQL. Dalam MySQL, operator IN dan NOT IN (dalam kasus sebagai pengganti EXCEPT dan INTERSECT), tidak bisa mengeksekusi lebih dari satu field. Jadi, operasi ini hanya akan berjalan untuk satu field hanya himpunan.
contoh query pada MySQL :
SELECT namaField1 FROM namaTable WHERE namaField1 IN (SELECT namaField FROM namaTabel);
SELECT namaField1 FROM namaTable WHERE namaField1 NOT IN (SELECT namaField FROM namaTabel);
HASIL PRAKTIKUM ATAU COBA-COBA
1. Berdasarkan tabel sebelumnya yaitu bab 3, tampilkan data mahasiswa dengan nama
dari kolomnya berubah menjadi nomor_identitas, nama, alamat,nama_fakultas tanpa
2. Tampilkan nama mahasiswa fakultas saintek yang berjenis kelamin laki-laki. Kemudian nama mahasiswa fakultas saintek atau berjenis kelamin laki-laki.

3. Suatu tabel mahasiswa terdapat 7 baris data mahasiswa. Tampilkan data mahasiswa
dari nomor 3 sampai dengan 5, kemudian tampilkan juga data mahasiswa yang bukan
dari nomor 3 sampai dengan 5 menggunakan between dan tanpa menggunakan
4. Tampilkan mahasiswa dengan nomor 2,3,5 menggunakan operator IN.

5. Tampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai awalan huruf “a”.

6. Tampilkan semua data mahasiswa yang namanya mempunyai akhiran “a” dan huruf
ke-3 dari nama tersebut terdapat huruf “n”.

7. Tampilkan nomor fakultas di tabel mahasiswa dengan nomor harus tidak ada yang
sama dari baris pertama sampai akhir.

8. Tampilkan data mahasiswa 3 baris saja.

9. Tampilkan data mahasiswa dengan ciri-ciri memiliki nama awalan a kemudian kata
selanjutnya boleh r atau boleh t atau boleh d. misalkan yang memenuhi kriteria ciri
tersebut seperti adi, atik, arif, adam dll.

10. Mmbuat 2 tabel baru, organ dalam dan organ luar, kemudian menampilkan data dari kedua tabel tersebut menggunakan UNION, EXCEPT dan
INTERSECT.

UNION

INTERSECT

EXCEPT

PERBEADAAN
Pada postgreSQL dan MySQL untuk struktur query pada operator dasar SQL seperti AS, AND, OR, LIMIT, OFFSET, LIKE, UNION, BETWEEN, DISTINCT, IN, dan NOT IN merupakan struktur yang sama. Karna struktur yang sama apabila query pada postgreSQL digunakan pada MySQL maka tidak akan ERROR, namu untuk struktur REGEXP struktur pada postgreSQL tdaklah sama dengan struktur query MySQL dan akan ERROR. Apabila pada PostgreSQL dituliskan dengan tanda seperti ini “~” kemudian diikuti kriteria yang ditentukan. Sedangkan di MySQL, operator REGEXP ini tidak dituliskan menggunakan simbol, akan tetapi menggunakan penulisan yang lengkap. kemudian, string kriterianya diapit dengan karakter petik dua (” “).
contoh query :
SELECT namaKolom FROM namaTabel REGEXP “[kriterianya]“;
Lalu operasi tabel sebagai himpunan yaitu UNION, EXCEPT dan INTERSECT. Berdasarkan pada teori yang telah dijabarkan sebelumnya (di sesi pertama), dijelaskan bahwa tidak semua DBMS bisa menggunakan operator tabel sebagai himpunan tersebut. Dan setelah dilakukan percobaan pada MySQL, ternyata pada DBMS MySQL ini hanya bisa digunakan operator UNION. Dan sebagai ganti dari operator EXCEPT dan INTERSECT adalah dengan menggunakan operator IN (untuk operator INTERSECT) dan NOT IN (untuk operator EXCEPT / MINUS). Akan tetapi, disini juga ada syaratnya. Jika di PostgreSQL kita bisa menggunakan operator UNION, EXCEPT dan INTERSECT secara langsung pada tabel yang memiliki 2 fields dan dapat dieksekusi tanpa ada eror, maka berbeda dengan MySQL. Dalam MySQL, operator IN dan NOT IN (dalam kasus sebagai pengganti EXCEPT dan INTERSECT), tidak bisa mengeksekusi lebih dari satu field. Jadi, operasi ini hanya akan berjalan untuk satu field hanya himpunan.
contoh query pada MySQL :
SELECT namaField1 FROM namaTable WHERE namaField1 IN (SELECT namaField FROM namaTabel);
SELECT namaField1 FROM namaTable WHERE namaField1 NOT IN (SELECT namaField FROM namaTabel);
KESIMPULAN
Dapat disimpulkan dari data praktikum diatas bahwahwa pada kedua DBMS ini yaitu postgreSQL dan MySQL hampir smua query yang digunakan memiliki kesamaan struktur. Hanya berbeda pada REGEXP, EXCEPT dan INTERSET nya saja, selaian itu semua struktur querynya sama.
DAFTAR PUSTAKA
- http://www.softholic.net/index.php/2012/11/05/buat-table-pada-mysql-tutorial-mysql-part-2/
- http://www.madriva.web.id/2012/05/operator-like-not-like-dan-regexp-pada.html
- Modul praktikum DBD IV.pdf
- http://blog.uin-malang.ac.id/fuad/2011/10/31/pengenalan-operator-dasar-sql-part-1/






materi masih kurang...coba ambil dari reverensi lain juga
ReplyDelete...no 6 coba pekek like... '__n%a' ...
secara keseluruhan bagus...
semangat...CHANGE
kata pak aziz bair lebih mudah lihat modul saja semua sudah ada di modul,, jangan kluar dari modul, ngono mas,, kelas lain liahat modul saja cukup jare,
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDelete