Hi guys simak nih cara simpel setting konfogurasi DHCP pada VLAN yang akan saya posting dibawah ini, saya menggunakan aplikasi CISCO PACKET TRACER...
- Buka aplikasi destop CISCO PACKET TRACER
- Untuk contoh simpelnya saya menggunakan 2PC, 1switch dan 1router, jangan lupa hubungkan dengan kabel yang sesuai di sini saya menggunakan automatic kabel, seperti gambar dibawah ini
- Setelah itu masuk ke CLI switch untuk mengkonfigurasi VLAN-nya. Kodenya seperti gambar di bawah ini
- Di sini saya membuat 2 VLAN yaitu VLAN labA dan VLAN labB seperti yang saya tandai dengan warna merah di atas. Maksud dari konfigurasi yang saya beri tanda biru di atas adalah mengatur port pada switch yang berarti FastEthernet 0/2 adalah kabel/port untuk jaringan VLAN 2 yaitu labA begitu pun untuk FastEthernet 0/3 adalah kabel/port untuk jaringan VLAN 3 yaitu labB. Lalu pada FastEthernet 0/1 (yaitu port yang digunakan untuk menyambungkan switch dengan router)saya menggunakan mode trunk, mode trunk adalah Mode pada VLAN disebut juga link point-to-point diantara satu atau lebih interface Ethernet dan perangkat lain jaringan, dimana mode trunk ini merupakan saluran untuk VLAN antara switch dan router. Trunk membawa lalu lintas untuk memperluas VLAN melintasi seluruh jaringan. Maksud dari switchport mode trunk adalah mode yang merupakan saluran untuk VLAN antara switch dan router. Trunk membawa lalu lintas untuk memperluas VLAN melintasi seluruh jaringan.
- Lalu kita cek dengan konfiguasi yang kita lakukan diatas dengan cara #show run, Dari hasil #show run diatas kita mengetaui nama dari router kita sendiri, spanning-tree mode pvsa adalah topologi jaringan yang kita buat merupakan tree mode serta penjelasan akses yang telah kita konfigurasi tadi. Tampilan #show run pada CLI switch
- Setelah setting pada switch selesi maka selanjutnya setting pada router. Perhatikan gambar di bawah ini Maksud dari gambar tersebut adalah pada Interface FastEthernet 0/0 (port router)interface port statusnya kita on kan dengan cara mengetik kode #no shutdown.
- Langkah selanjutnya adalah penambahan sub-interface. Penambahan ini sesuai dengan banyaknya VLAN yang akan ditangani. Pada contoh ini hanya terdapat 2 VLAN, sehingga hanya perlu membuat 2 sub-interface saja, lihat gambar di bawah ini Pada tahap ini perintah #interface fastethernet 0/0.2 maksudnya adalah untuk mengkakses fastethernet 0/0 pada router yang akan dihubungkan pada VLAN 2 begitupun #interface fastethernet 0/0.3
- Lalu tahap yang terakhir adalah konfigurasi DHCP pada router. Karna kita membuat 2 network maka kita harus membuat 2 pool.
- Setelah itu coba cek pada IP destop, ubah dari statik menjadi DHCP maka PC akan melakukan requesting ke router jika successful maka setting DHCP berhasil. ^.^







SOCIALIZE IT →